TAMAN NASIONAL BUKIT BARISAN SELATAN

Diposting pada

TAMAN NASIONAL BUKIT BARISAN SELATAN

Kawasan Taman Nasional. Kawasan ini merupakan Taman Nasional terbesar ke–3 di Pulau Sumatera, dengan luas lebih kurang 358.800 Ha, membentang dari ujung Selatan Provinsi Lampung bagian barat hingga bagian Selatan Provinsi Bengkulu. Diujung selatan Taman Nasional ini terdapat Danau Menjukut yang dipisahkan dengan laut hanya oleh pasir pantai selebar puluhan meter.

Sementara bagian tenggara, selatan dan barat Taman Nasional ini di kelilingi olehlautan yaitu perairan Teluk Semangka, Tanjung China dan Samudera Indonesia. Alam Lampung Barat dikelilingi hutan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) yang memiliki segala potensi wisata alam mulai dari Gunung Pesagi di Belalau, Jungle Run di Taman Nasional, Air Terjun Sepapa kiri di Kubu Perahu, Arung Jeram di Way Besai yang sangat menantang.

Tampang Belimbing. Merupakan kawasan yang ideal untuk melakukan kegiatan penjelajahan hutan dan pantai, susur sungai, foto hunting, olahraga air dan pengamatan flora dan fauna. Tempat-tempat yang menarik untuk dikunjungi yaitu Danau Menjukut, Way Sleman, Way Blambangan, Teluk Belimbing, Mercu Suar di Belimbing dengan ketinggian  70 meter buatan Pemerintah Kolonial Belanda Tahun 1879, Airstrip yang dibuat pada masa perang dunia ke II, Sawang Bajo, Savana Kotaban, Bandeng dan Enclave Pemekahan. Tampang dapat ditempuh dengan motor laut dari Kota Agung dengan waktu tempuh 6 jam.  Cottage dan dermaga tersedia di Belimbing.

Lembah Suoh. Yang menarik di daerah ini adalah sumber mata air panas yang berasal dari gunung api lama, dengan letusan-letusan lumpur panas yang berpindah-pindah. Juga terdapat 4 buah danau yang letaknya berdekatan dan berbeda karakteristiknya satu sama lain yaitu : Danau Asam, Minyak, Lebar dan Belibis. Kawasan Suoh dapat di capai dari Banding atau Kuncoro ( 15 Km dari Kota Agung) dengan kendaraan roda dua.

Kubu Perahu. Daya tarik wisata yang ada di wilayah ini adalah hutan hujan tengah yang masih asli dengan dua buah air terjun yaitu Sepapa Kanan (20 m) dan Sepapa Kiri (60 m). flora yang dapat dijumpai diantaranya adalah 59 jenis anggrek alam. Fasilitas yang ada di kubu perahu yaitu bumi perkemahan, jalan setapak, pondok kerja, shelter dan MCK. Kawasan ini terletak 7 Km dari Kota Liwa, Ibukota Kabupaten Lampung Barat, dapat dicapai dengan kendaraan umum dan dilanjutkan dengan jalan kaki menuju air terjun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *